Kopi Arabika Gayo yang siap dipetik oleh petani Kopi di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Foto : Ist.
4 Kopi yang Menguasai Dunia, Nomor 3 Ada di Aceh!
Banda Aceh, Acehxpose.com | Kopi bukan sekadar minuman untuk menemani aktivitas sehari-hari. Di balik secangkir kopi, terdapat beragam jenis biji dengan karakter, aroma, rasa, hingga tingkat produksi yang berbeda.
Empat jenis yang cukup dikenal di dunia adalah Arabika, Robusta, Liberika, dan Excelsa. Masing-masing memiliki karakteristik unik yang membuatnya punya penggemar tersendiri.
1. Arabika, Si Raja Aroma
Arabika merupakan salah satu jenis kopi paling populer dan disebut menguasai sekitar 60 persen produksi kopi dunia.
Kopi ini dikenal memiliki aroma yang lebih kompleks dan wangi. Cita rasanya cenderung manis dengan tingkat keasaman yang lebih tinggi dibandingkan Robusta.
Karena karakter dan kualitasnya, harga Arabika umumnya lebih mahal. Jika diibaratkan sebagai manusia, Arabika cocok digambarkan sebagai sosok yang suka detail, estetika, dan memiliki selera yang kuat.
Di Aceh, salah satu kopi Arabika yang paling terkenal adalah Arabika Gayo. Kopi yang berasal dari dataran tinggi Gayo ini dikenal memiliki aroma khas dan cita rasa yang kompleks, serta menjadi salah satu produk kopi unggulan Aceh yang dikenal luas oleh penikmat kopi.
2. Robusta, Si Kuat yang Tahan Banting
Berbeda dari Arabika, Robusta memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi, bahkan hampir dua kali lipat.
Kopi Robusta umumnya mempunyai rasa yang lebih pahit dan bold. Tanaman ini juga dikenal lebih tahan terhadap hama serta kondisi cuaca ekstrem.
Dari sisi harga, Robusta biasanya lebih terjangkau. Tak heran jika karakter kopinya sering diibaratkan seperti teman yang selalu siap lembur sampai pagi.
3. Liberika, Si Unik yang Sulit Dilupakan
Liberika memiliki karakter yang berbeda dibandingkan jenis kopi yang lebih umum seperti Arabika dan Robusta.
Kopi ini memiliki aroma khas, sementara pohonnya dapat tumbuh jauh lebih tinggi. Liberika juga banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara.
Aceh juga memiliki kopi Liberika yang khas, salah satunya Liberika Tangse dari Kabupaten Pidie. Kopi ini menjadi salah satu kekayaan kopi lokal Aceh dengan karakter yang berbeda dari Arabika Gayo, sehingga menarik perhatian bagi penikmat kopi yang ingin mencoba cita rasa yang tidak biasa.
Bagi sebagian penikmat kopi, cita rasa Liberika bisa terasa unik atau bahkan tidak biasa. Namun, justru karakter tersebut yang membuatnya menarik untuk dicoba.
Jika diibaratkan manusia, Liberika adalah sosok berpenampilan unik dan sedikit nyentrik, tetapi justru membuat orang penasaran.
4. Excelsa, Si Langka dengan Dua Kepribadian
Excelsa dikenal sebagai jenis kopi yang relatif langka. Karakternya dapat menghadirkan cita rasa fruity dan tart yang cukup kuat, tetapi pada saat yang sama bisa terasa ringan dan kompleks.
Produksinya jauh lebih kecil dibandingkan Arabika dan Robusta. Excelsa juga kerap digunakan untuk menambahkan karakter tertentu dalam racikan atau blend kopi.
Karakter tersebut membuat Excelsa seperti teman yang sulit ditebak, tetapi selalu seru diajak mengobrol.
Keempat jenis kopi tersebut menunjukkan bahwa dunia kopi memiliki karakter yang sangat beragam. Mulai dari Arabika yang aromatik, Robusta yang kuat, Liberika yang unik, hingga Excelsa yang langka dan kompleks.
Aceh sendiri memiliki kekayaan kopi yang tak kalah menarik, mulai dari Arabika Gayo yang sudah mendunia hingga Liberika Tangse dengan karakter khasnya.
Jadi, kamu tim Arabika, Robusta, Liberika, atau Excelsa?