ACEH X POSE
Ikuti Forum Komdigi APEKSI 2026, Kadiskominfotik Banda Aceh : Perkuat Ketahanan Informasi Daerah
Umum

Foto : DISKOMINFOTIK/RA

Ikuti Forum Komdigi APEKSI 2026, Kadiskominfotik Banda Aceh : Perkuat Ketahanan Informasi Daerah

F
Fatahillah Ahmad
3 menit baca

MEDAN – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui keikutsertaan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, pada Forum Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Hotel Aryaduta, Medan.

Forum yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026 itu mengusung tema "Digital Insights, Better Governance" dan diikuti oleh 98 Dinas Komunikasi dan Informatika dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah untuk bertukar pengalaman, membangun kolaborasi, serta memperkuat kapasitas dalam menghadapi tantangan transformasi digital.

Kepala Diskominfotik Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengatakan forum tersebut memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mempelajari berbagai inovasi dan praktik terbaik yang telah diterapkan di sejumlah kota di Indonesia.

"Forum ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi digital, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, sekaligus berbagi praktik terbaik dalam membangun ketahanan informasi dan komunikasi pemerintah daerah," ujar Zubir.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat menuntut pemerintah daerah untuk terus beradaptasi agar mampu menghadirkan layanan publik yang efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Berbagai materi yang dipaparkan dalam forum, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan digital, pemanfaatan data, hingga pengembangan ekosistem inovasi daerah, dinilai sangat relevan dengan arah pembangunan Kota Banda Aceh.

Zubir menambahkan, sejumlah inovasi yang diperoleh selama mengikuti forum akan menjadi referensi dalam pengembangan program digital di Banda Aceh, termasuk memperkuat Garuda Spark Innovation Hub sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas digital, pelaku usaha, akademisi, dan generasi muda.

"Kami ingin membawa pulang berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh selama forum ini untuk diterapkan di Banda Aceh sesuai dengan kebutuhan daerah. Harapannya, pelayanan publik berbasis digital semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.

Selain menjadi ajang berbagi pengalaman, Forum Komdigi APEKSI juga membuka peluang kerja sama antarpemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital, memperkuat keamanan informasi, serta meningkatkan kualitas komunikasi publik yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui partisipasi aktif dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap dapat mempercepat pengembangan ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Upaya itu diharapkan mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Keikutsertaan Diskominfotik Banda Aceh dalam Forum Komdigi APEKSI 2026 sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah kota untuk terus belajar, berinovasi, dan mengadopsi praktik-praktik terbaik dari berbagai daerah demi menghadirkan layanan digital yang semakin mudah, cepat, dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Banda Aceh.

Berita Terkait