ACEH X POSE
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Cek 7 Formasi, Syarat Usia hingga Dokumen yang Wajib Disiapkan
Agama

Foto : Ist

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Cek 7 Formasi, Syarat Usia hingga Dokumen yang Wajib Disiapkan

D
D I M
3 menit baca

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Pendaftaran dibuka mulai 25 Agustus hingga 31 Agustus 2026.

Tahun ini tersedia tujuh formasi pelayanan, yang terdiri atas satu formasi PPIH Kloter dan enam formasi PPIH Arab Saudi. Seleksi dilakukan secara daring dan seluruh prosesnya tidak dipungut biaya.

7 Formasi Petugas Haji 2027

Tujuh formasi yang dibuka adalah:

Pembimbing Ibadah Kloter Pelayanan Akomodasi Pelayanan Konsumsi Pelayanan Transportasi Pelayanan Bimbingan Ibadah Media Center Haji (MCH) Pelayanan Jemaah Lansia dan Disabilitas

Formasi pertama merupakan PPIH Kloter, sedangkan enam formasi lainnya berada dalam PPIH Arab Saudi.

Cek Batas Usianya

Calon peserta harus memperhatikan batas usia karena setiap formasi memiliki ketentuan berbeda.

Pelayanan Akomodasi, Konsumsi dan Transportasi mensyaratkan usia minimal 25 tahun dan maksimal 55 tahun.

Sementara itu, Pembimbing/Pelaksana Bimbingan Ibadah mensyaratkan usia 35–60 tahun. Peserta juga harus sudah pernah menunaikan ibadah haji dan memiliki sertifikat pembimbing ibadah haji.

Untuk Media Center Haji (MCH), usia yang dipersyaratkan adalah 25–55 tahun. Peserta dari bidang jurnalistik harus memenuhi ketentuan kompetensi wartawan, antara lain dibuktikan dengan sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Adapun Pelayanan Jemaah Lansia dan Disabilitas memiliki rentang usia 25–45 tahun. Peserta diutamakan memiliki pengalaman atau sertifikat yang berkaitan dengan pelayanan lansia dan penyandang disabilitas.

Syarat Umum yang Harus Dipenuhi

Selain persyaratan khusus berdasarkan formasi, calon petugas juga harus memenuhi sejumlah persyaratan umum, antara lain:

Warga Negara Indonesia (WNI). Beragama Islam. Memiliki identitas kependudukan yang sah. Sehat jasmani dan rohani. Memiliki BPJS Kesehatan aktif. Memiliki integritas, kredibilitas dan rekam jejak yang baik. Tidak sedang menjadi tersangka dalam proses hukum pidana. Mampu mengoperasikan komputer atau gawai berbasis Android/iOS. Diutamakan mampu berbahasa Arab dan/atau Inggris. ASN atau karyawan wajib memperoleh izin tertulis dari pimpinan/pejabat yang berwenang di instansi asal. Pasangan suami istri tidak diperbolehkan bertugas sebagai PPIH pada musim haji yang sama.

Bagi peserta perempuan terdapat ketentuan tambahan terkait kondisi kehamilan dan izin suami bagi yang telah menikah.

Dokumen yang Wajib Disiapkan

Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta sebaiknya menyiapkan dokumen administrasi sejak awal. Dokumen yang diperlukan antara lain:

Surat rekomendasi dari instansi atau organisasi yang berwenang. KTP. Ijazah terakhir. Surat pernyataan kemampuan menggunakan teknologi informasi/gawai. SKCK bagi peserta non-ASN. SK kepegawaian terakhir bagi ASN. Surat pernyataan telah menunaikan ibadah haji, sesuai ketentuan formasi. Sertifikat TOEFL/TOAFL jika tersedia sebagai dokumen pendukung. Sertifikat atau piagam pengalaman penyelenggaraan haji dalam dua tahun terakhir, jika ada. Surat izin suami bagi peserta yang dipersyaratkan. Sertifikat Pembimbing Ibadah Haji untuk formasi bimbingan ibadah. Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan untuk peserta formasi Media Center Haji dari bidang jurnalistik.

Dokumen tambahan dapat berbeda sesuai posisi yang dipilih, sehingga peserta perlu memastikan seluruh persyaratan sesuai formasi sebelum mengunggah berkas.

Jadwal Seleksi Petugas Haji 2027

Pendaftaran PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi 1448 H/2027 M berlangsung 25–31 Agustus 2026. Batas akhir pengunggahan dokumen juga pada 31 Agustus 2026.

Setelah itu, proses berlanjut dengan verifikasi dokumen hingga 2 September, CAT pada 5 September, pengumuman hasil CAT pada 6 September, pemeriksaan kesehatan atau MCU pada 8–13 September, dan pengumuman peserta diklat pada 20 September 2026.

Cara Mendaftar

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi petugas.haji.go.id. Peserta diminta mengisi biodata, memilih formasi yang sesuai, kemudian mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.

Catatan penting: Kemenhaj menegaskan proses seleksi petugas haji gratis dan bebas gratifikasi. Peserta diminta tidak percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Bagi masyarakat yang berminat, sebaiknya segera memeriksa kesesuaian usia, pengalaman, sertifikat dan dokumen sebelum batas akhir pendaftaran 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Berita Terkait