Foto : Hutama Karya
Mulai Besok! Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup 2 Hari untuk Uji Laik Fungsi dan Operasi
AcehXpose|BANDA ACEH – Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 ruas Padang Tiji-Seulimeum akan ditutup sementara selama dua hari mulai Rabu (9/9/2026). Penutupan dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) sebelum ruas tol tersebut mendapatkan sertifikat laik operasi dan dibuka secara resmi.
Berdasarkan informasi dari Dinas Perhubungan Aceh, penutupan dimulai pada Rabu, 9 September 2026 pukul 07.00 WIB dan dijadwalkan berakhir pada Jumat, 11 September 2026 pukul 07.00 WIB.
Selama periode tersebut, pengoperasian fungsional Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum dihentikan sementara. Pengguna jalan yang biasanya memanfaatkan ruas tol tersebut diminta menggunakan jalur alternatif melalui jalan nasional.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan sebagai bagian dari tahapan ULFO.
Pengujian tersebut bertujuan memastikan kondisi teknis jalan tol, perlengkapan jalan, serta aspek keselamatan telah memenuhi standar yang ditetapkan sebelum ruas tol beroperasi secara resmi.
ULFO melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri serta pihak-pihak terkait lainnya.
Tahapan ini menjadi penting mengingat ruas Padang Tiji-Seulimeum selama ini masih berstatus operasional fungsional. Dengan dilaksanakannya pengujian, pemerintah dan pengelola tol dapat memastikan seluruh aspek pelayanan dan keselamatan memenuhi persyaratan sebelum pengoperasian penuh.
Selama penutupan, pengguna jalan dari arah Banda Aceh menuju Medan maupun sebaliknya akan diarahkan kembali menggunakan jalur nasional melalui Saree.
Hutama Karya mengimbau masyarakat untuk memperhitungkan waktu perjalanan selama masa penutupan. Pengguna jalan juga diharapkan mengikuti arahan petugas serta rambu-rambu lalu lintas yang tersedia.
Penutupan sementara ini diperkirakan akan berdampak pada pola perjalanan masyarakat yang sebelumnya memanfaatkan Tol Sibanceh Seksi 1 sebagai jalur alternatif untuk memangkas waktu tempuh antara wilayah Pidie dan Aceh Besar menuju Banda Aceh.
Tol Sibanceh Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum memiliki panjang sekitar 25,68 kilometer berdasarkan data evaluasi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Ruas ini menjadi salah satu jalur strategis dalam mendukung konektivitas wilayah Aceh.
Ruas tersebut juga telah beberapa kali difungsikan untuk mendukung mobilitas masyarakat, termasuk pada periode mudik Lebaran. Pada periode operasional fungsional Lebaran 2026, ruas ini tercatat dilalui puluhan ribu kendaraan.
Dengan pelaksanaan ULFO, masyarakat kini menantikan kepastian pengoperasian ruas Padang Tiji-Seulimeum secara resmi.
Jika seluruh tahapan pengujian memenuhi persyaratan, keberadaan ruas tol ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas Banda Aceh dengan wilayah Pidie dan sekitarnya, sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat.
Hutama Karya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penutupan sementara tersebut. Masyarakat diimbau memilih jalur alternatif dan menyesuaikan waktu perjalanan hingga ruas tol kembali dibuka pada Jumat, 11 September 2026 pukul 07.00 WIB.