Foto : Instagram persiraja_official
Persiraja Banda Aceh Tunjuk Muhammad Ridwan sebagai Pelatih Baru, Laskar Rencong Siap Bangkit
Acehxpose.com | BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh resmi menunjuk Muhammad Ridwan sebagai pelatih kepala baru untuk menangani Laskar Rencong pada kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.
Penunjukan Muhammad Ridwan dilakukan setelah manajemen Persiraja mengakhiri kerja sama dengan Jaya Hartono beserta jajaran staf kepelatihan menyusul tiga kekalahan beruntun pada awal musim.
Persiraja memperkenalkan Muhammad Ridwan melalui akun resmi klub pada Senin (28/9/2026). Dalam pengumuman tersebut, klub menyambut kedatangan pelatih yang memiliki pengalaman sebagai pemain Timnas Indonesia tersebut.
Pergantian pelatih menjadi langkah Persiraja setelah hasil kurang maksimal pada tiga pertandingan awal Pegadaian Championship 2026/2027.
Pada laga perdana, Persiraja kalah 0-1 dari Semen Padang FC di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh. Laskar Rencong kemudian kembali menelan kekalahan 1-2 saat menghadapi PSPS Pekanbaru.
Kekalahan ketiga terjadi ketika Persiraja menghadapi Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (26/9/2026). Dalam pertandingan tersebut, Persiraja kalah dengan skor 1-2.
Hasil tersebut membuat Persiraja belum mengoleksi kemenangan dari tiga pertandingan awal. Manajemen kemudian mengambil keputusan untuk mengganti seluruh jajaran pelatih.
Selain Jaya Hartono, Persiraja sebelumnya mengakhiri kerja sama dengan Muhammad Yasir, Faisal Munanda, Wahyu AW dan Ferry Ferdinand.
Muhammad Ridwan Bukan Nama Baru di Sepak Bola Indonesia
Muhammad Ridwan bukan sosok asing bagi pecinta sepak bola nasional. Pria kelahiran Semarang, 8 Juli 1980, tersebut memiliki pengalaman panjang sebagai pemain profesional sebelum terjun lebih jauh ke dunia kepelatihan.
Dalam karier bermainnya, Ridwan pernah memperkuat sejumlah klub Indonesia, di antaranya PSIS Semarang, Pelita Jaya, Sriwijaya FC dan Persib Bandung.
Ia juga tercatat memiliki 43 penampilan bersama Timnas Indonesia senior serta 18 penampilan bersama Timnas Indonesia U-23.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal yang kini dibawa Ridwan ke Banda Aceh untuk menangani Persiraja.
Di bidang kepelatihan, Ridwan lebih banyak berkecimpung dalam pembinaan pemain muda. Ia pernah menjadi bagian dari PSIS Semarang dan kemudian dipercaya menangani Garudayaksa FC.
Pada Februari 2026, Ridwan dipercaya menjadi pelatih kepala Garudayaksa FC untuk melanjutkan perjalanan klub tersebut di Pegadaian Championship 2025/2026.
Ridwan juga tercatat pernah menjadi pelatih sementara PSIS Semarang. Berdasarkan data profil kepelatihannya, ia memiliki Lisensi A-AFC.
Langsung Pimpin Latihan Persiraja
Kedatangan Muhammad Ridwan di Banda Aceh berlangsung cepat. Setelah resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala baru, ia langsung memimpin latihan skuad Persiraja di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh.
Momen tersebut menjadi awal bagi Ridwan untuk mengenal lebih dekat kondisi pemain sekaligus mempersiapkan tim menghadapi pertandingan berikutnya.
Dalam latihan perdananya, Ridwan disebut lebih dulu memberikan perhatian terhadap kondisi mental dan motivasi pemain setelah Persiraja mengalami tiga kekalahan berturut-turut.
Ia menilai Persiraja memiliki skuad dan talenta yang dapat bersaing. Ridwan juga menyebut basis suporter Persiraja menjadi salah satu hal yang membuatnya tertarik menerima tawaran menangani Laskar Rencong.
Tantangan Pertama Hadapi Sumsel United
Tugas Ridwan bersama Persiraja tidak ringan. Ia langsung dihadapkan pada pertandingan lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.
Persiraja dijadwalkan menghadapi Sumsel United pada Jumat, 2 Oktober 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Ridwan untuk memimpin Persiraja dalam pertandingan resmi setelah menggantikan Jaya Hartono.
Pertandingan itu sekaligus menjadi ujian awal bagi pelatih baru dalam membangun kembali kepercayaan diri skuad setelah hasil negatif pada tiga laga sebelumnya.
Ridwan kini memiliki waktu yang relatif singkat untuk memahami karakter pemain, mengevaluasi permainan, memperbaiki aspek taktikal, sekaligus membangun kembali momentum Persiraja dalam persaingan Championship 2026/2027.
Era Baru Laskar Rencong
Pergantian Jaya Hartono ke Muhammad Ridwan menandai dimulainya era baru di kursi kepelatihan Persiraja pada musim 2026/2027.
Jaya Hartono sendiri sebelumnya mendapatkan perpanjangan kontrak untuk menangani Persiraja pada musim ini setelah membawa tim finis di posisi kelima Championship 2025/2026.
Namun, tiga kekalahan pada awal musim membuat manajemen mengambil keputusan untuk melakukan perubahan lebih cepat.
Kini, perhatian publik sepak bola Aceh tertuju kepada Muhammad Ridwan. Mantan pemain Timnas Indonesia itu mendapatkan tugas untuk membenahi Persiraja dan mengangkat kembali performa Laskar Rencong di tengah ketatnya persaingan kompetisi.
Laga kontra Sumsel United pun akan menjadi panggung pertama bagi Ridwan untuk menunjukkan langkah awalnya bersama Persiraja.