ACEH X POSE
Ratusan Pelayat Antar Pendiri Serambi Indonesia Sjamsul Kahar ke Tempat Peristirahatan Terakhir
Umum

Para pelayat sedang menggotong jenazah Sjamsul Kahar untuk dikebumikan di TPU Gampong Lampulo, Banda Aceh, Kamis 24/09/2026. Foto : Maulana

Ratusan Pelayat Antar Pendiri Serambi Indonesia Sjamsul Kahar ke Tempat Peristirahatan Terakhir

M
Maulana
• • 3 menit baca

Banda Aceh, Acehxpose.com | Ratusan pelayat dari berbagai kalangan mengantarkan tokoh pers Aceh sekaligus Pemimpin Umum dan salah satu pendiri Harian Serambi Indonesia, H. Sjamsul Kahar bin M. Daham Nuh, ke tempat peristirahatan terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gampong Mulia, Banda Aceh, Kamis (24/9/2026).

Para pelayat datang dari berbagai latar belakang, mulai dari insan pers, pengusaha, politisi, birokrat, ASN, TNI, Polri hingga masyarakat umum.

Suasana haru mengiringi prosesi pemakaman almarhum yang meninggal dunia pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.20 WIB di RSUD dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Kepergian Sjamsul Kahar meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta orang-orang yang pernah berinteraksi dan bekerja bersamanya.

Salah seorang mantan karyawan Harian Serambi Indonesia, Islafardi atau akrab disapa Ucok, mengenang Sjamsul Kahar sebagai sosok pimpinan yang bersahaja, rendah hati dan memiliki kepedulian besar terhadap karyawan.

Ucok mengatakan, selama bekerja di Harian Serambi Indonesia sejak Mei 1989 hingga pensiun pada 2022, ia merasakan langsung perhatian yang diberikan Sjamsul Kahar kepada para bawahannya.

"Almarhum merupakan sosok yang bersahaja dan sangat banyak membantu orang lain, terutama karyawan," kata Ucok.

Menurut dia, Sjamsul Kahar bukan hanya menjalankan peran sebagai pimpinan perusahaan, tetapi juga memberikan perhatian dan perlindungan kepada para karyawan.

Ia terutama mengingat kepedulian almarhum terhadap wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

"Beliau merupakan pimpinan yang sangat peduli dan perhatian kepada bawahannya. Juga sangat melindungi dan bertanggung jawab, terutama kepada wartawan terkait pemberitaan di Harian Serambi," ujarnya.

Bagi Ucok, sosok Sjamsul Kahar tidak hanya dikenang sebagai pimpinan media, tetapi juga sebagai pribadi yang banyak membantu orang lain selama hidupnya.

Ia pun mendoakan agar almarhum mendapatkan husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Semoga almarhum Sjamsul Kahar husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," katanya.

Pendiri Serambi Indonesia

H. Sjamsul Kahar dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pers Aceh. Namanya tidak terpisahkan dari perkembangan Harian Serambi Indonesia yang selama puluhan tahun menjadi salah satu media utama bagi masyarakat Aceh.

Kabar meninggalnya Sjamsul Kahar sebelumnya disampaikan putranya, Nezar Patria, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), melalui akun Facebook pribadinya.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah, ayahanda kami Bapak H. Sjamsul Kahar bin M. Daham Nuh, Pemimpin Umum dan Pendiri Harian Serambi Indonesia, Banda Aceh, pada Kamis, 24 September 2026, pkl 02.20 WIB di RSUD Zainul Abidin, Banda Aceh," tulis Nezar.

Nezar juga meminta masyarakat memaafkan segala kesalahan almarhum serta mendoakan agar seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT.

Sjamsul Kahar meninggal dunia dalam usia 80 tahun setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya.

Selain dikenal melalui kiprahnya di dunia pers, almarhum juga memiliki perhatian terhadap kebudayaan dan kehidupan sosial masyarakat Aceh.

Kepergian Sjamsul Kahar menjadi kehilangan bagi keluarga, insan pers, budayawan, serta masyarakat Aceh yang mengenal kiprah dan pengabdiannya.

Selamat jalan H. Sjamsul Kahar. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa, menerima seluruh amal ibadahnya, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Al-Fatihah.[]

Berita Terkait