ACEH X POSE
Rujak Aceh Benteng Anoi Itam, Warisan Kuliner yang Tetap Eksis di Sabang
Kuliner

Foto : Diah N

Rujak Aceh Benteng Anoi Itam, Warisan Kuliner yang Tetap Eksis di Sabang

F
Fatahillah Ahmad
2 menit baca

SABANG – Berkunjung ke Kota Sabang tidak hanya menawarkan pesona pantai dan wisata sejarah, tetapi juga pengalaman kuliner yang sulit dilupakan. Salah satu destinasi favorit wisatawan adalah menikmati Rujak Aceh legendaris di kawasan Benteng Jepang Anoi Itam, sebuah lokasi yang memadukan kelezatan kuliner tradisional dengan panorama laut lepas yang memukau.

Di sepanjang kawasan Benteng Jepang, sejumlah pedagang telah puluhan tahun menjajakan rujak khas Aceh yang dikenal memiliki cita rasa unik. Perpaduan buah-buahan segar seperti mangga muda, nanas, kedondong, bengkuang, mentimun, dan jambu disiram bumbu racikan khas menjadikan kuliner ini selalu dicari wisatawan yang berkunjung ke Pulau Weh.

Keistimewaan Rujak Aceh Sabang terletak pada bumbu tradisionalnya. Racikan gula merah asli, kacang tanah sangrai, cabai, serta tambahan buah kuini atau rumbia menghasilkan perpaduan rasa manis, pedas, asam, dan harum yang menjadi ciri khas kuliner Sabang. Resep tersebut diwariskan secara turun-temurun sehingga cita rasanya tetap terjaga hingga sekarang.

Tak hanya menawarkan kelezatan, lokasi berjualan yang berada di kawasan Benteng Jepang menjadi daya tarik tersendiri. Sambil menikmati seporsi rujak, pengunjung dapat menyaksikan hamparan Laut Andaman, deburan ombak, serta bangunan peninggalan sejarah yang menjadi saksi masa pendudukan Jepang di Sabang. Perpaduan wisata sejarah, alam, dan kuliner menjadikan tempat ini salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.

Para pedagang mengaku kunjungan wisatawan terus meningkat terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Banyak wisatawan sengaja singgah setelah mengunjungi objek wisata Benteng Jepang maupun sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tugu Kilometer Nol Indonesia. Cita rasa yang autentik serta harga yang terjangkau membuat rujak ini selalu menjadi pilihan untuk melepas dahaga setelah menikmati perjalanan wisata.

Bagi masyarakat Sabang, rujak bukan sekadar makanan ringan, melainkan bagian dari identitas kuliner daerah. Kehadirannya turut menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM sekaligus memperkaya pengalaman wisata di Pulau Weh.

Dengan kelezatan yang tetap dipertahankan dari generasi ke generasi, Rujak Aceh di kawasan Benteng Jepang Anoi Itam layak disebut sebagai salah satu kuliner legendaris Sabang. Rasanya yang khas dipadukan dengan panorama laut yang indah menjadikan setiap suapan menghadirkan kenangan yang membuat wisatawan ingin kembali lagi ke ujung barat Indonesia.

Berita Terkait