Walikota Banda Aceh Illiza bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono di sela-sela acara APEKSI di Medan. Foto : Ist.
Usai Rakernas XVIII APEKSI 2026, Ini Kata Wali Kota Banda Aceh
Medan | Rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara, resmi berakhir. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, mengaku membawa pulang banyak pelajaran, inspirasi, dan semangat kolaborasi untuk diterapkan dalam pembangunan Kota Banda Aceh.
"Alhamdulillah, seluruh rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Sumatera Utara telah usai. Banyak pelajaran, inspirasi, dan semangat kolaborasi yang saya bawa pulang untuk Banda Aceh," ujar Illiza di Medsos pribadinya.
Menurutnya, Rakernas APEKSI menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat sinergi antarkota, serta membangun jejaring kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan.
Pada kesempatan tersebut, Illiza juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan Rakernas XVIII APEKSI 2026.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atas dukungan dan kehadiran mereka dalam forum tersebut.
Illiza juga mengapresiasi seluruh keluarga besar APEKSI yang telah menciptakan suasana Rakernas yang hangat, produktif, dan penuh makna.
"Terima kasih juga kepada seluruh keluarga besar APEKSI yang telah menjadikan setiap rangkaian kegiatan berlangsung dengan hangat, produktif, dan penuh makna," katanya.
Ia berharap berbagai gagasan dan hasil pembahasan selama Rakernas dapat menjadi bekal bagi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kolaborasi antardaerah, serta mendorong pembangunan kota yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Selama mengikuti Rakernas XVIII APEKSI 2026, Pemerintah Kota Banda Aceh turut berpartisipasi dalam berbagai agenda, mulai dari forum diskusi kepala daerah, Indonesia City Expo, hingga sejumlah kegiatan kolaboratif yang mempertemukan pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.[]