ACEH X POSE
70 Pelaku Usaha Banda Aceh Dilatih Manfaatkan AI untuk Promosi
Ekonomi & Bisnis

Pelatihan pemasaran digital yang diikuti 70 pelaku usaha di Kota Banda Aceh di Politeknik Kutaraja, Rabu (23/9/2026). Foto : Diskominfo Banda Aceh.

70 Pelaku Usaha Banda Aceh Dilatih Manfaatkan AI untuk Promosi

M
Maulana
• • 2 menit baca

Banda Aceh, Acehxpose.com | Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong pelaku usaha memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk memperluas pemasaran produk.

Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan pemasaran digital yang diikuti 70 pelaku usaha di Kota Banda Aceh. Kegiatan digelar melalui program Banda Aceh Academy bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Politeknik Kutaraja, Rabu (23/9/2026).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh Muhammad Zubir mengatakan, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung aktivitas pemasaran dan pengembangan usaha.

Menurutnya, pelatihan tersebut menghadirkan instruktur dari Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Digital (BBLSDM Komdigi) Medan.

“Para peserta ini dibekali tentang memahami AI untuk pemasaran digital dasar, riset pasar dan persona buyer dengan AI, pembuatan konten teks, gambar, dan video dengan AI,” kata Zubir.

Selain itu, peserta juga mempelajari optimasi kampanye pemasaran, analisis data menggunakan AI, hingga penyusunan rencana aksi digital.

Zubir berharap pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan usaha.

“Kami juga berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kualitas promosi, membangun branding yang lebih baik, serta mendorong pertumbuhan usaha melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.

Banda Aceh Academy Perluas Sasaran

Zubir mengatakan, program Banda Aceh Academy ke depan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.

Program tersebut juga akan menyasar masyarakat umum, pelajar hingga aparatur sipil negara (ASN).

“Ke depannya melalui Banda Aceh Academy, Pemko Banda Aceh terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, bukan hanya untuk UMKM, tapi juga masyarakat umum, pelajar dan ASN,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kemampuan sumber daya manusia diperlukan agar masyarakat Banda Aceh semakin siap menghadapi perkembangan teknologi dan ekonomi digital.

Berita Terkait