Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menyapa pengunjung Banda Aceh Colossal Coffee Experience (BACCE) Minggu (21/9/2026). Foto : Diskominfo Banda Aceh
Dikunjungi 25 Ribu Orang, Illiza: Terima Kasih Sudah Promosikan Kopi dan UMKM Aceh
Banda Aceh, Acehxpose.com | Banda Aceh Colossal Coffee Experience (BACCE) 2026 resmi ditutup di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Minggu (21/9/2026) malam.
Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Aceh yang telah ikut memeriahkan sekaligus mempromosikan kegiatan tersebut melalui berbagai platform media sosial.
“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah mempromosikan kopi kita, UMKM kita dan kegiatan ini, sehingga orang-orang yang tidak sempat datang mereka tahu melalui media sosial,” kata Illiza saat menutup BACCE 2026.
Menurut Illiza, hingga Minggu siang jumlah pengunjung yang hadir dalam rangkaian BACCE 2026 telah mencapai sekitar 25 ribu orang.
“Sore tadi saya update jumlah pengunjung sampai siang tadi. Alhamdulillah pengunjung sudah sampai 25 ribu pengunjung,” ujarnya.
Ia mengapresiasi konsep penyelenggaraan BACCE 2026 yang menghadirkan beragam tampilan, pilihan tempat duduk, serta suasana yang berbeda bagi pengunjung.
“Kami sangat mengapresiasi dengan tampilan, penyajian, tempat duduk yang beragam dengan suasana yang beda. Kita tunggu suasana yang lebih menarik ke depannya,” kata Illiza.
Libatkan 100 Lebih UMKM
Dalam kesempatan tersebut, Illiza juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta kopi yang telah berpartisipasi dengan menampilkan berbagai keahlian dan inovasi selama BACCE 2026.
Ia berharap kegiatan serupa ke depan dapat menghadirkan literasi dan wawasan yang semakin beragam mengenai kopi Aceh.
Selain pelaku kopi, BACCE 2026 juga melibatkan lebih dari 100 UMKM yang turut meramaikan kegiatan.
Illiza menilai penyelenggaraan event berskala besar memberikan dampak terhadap berbagai sektor ekonomi di Banda Aceh.
“Bagaimana abang ojek, pelaku usaha transportasi, para UMKM kita, para influencer kita, creator, pekerja, pengamanan, semua terlibat di sini. Bayangkan dampak yang diterima dari perputaran ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan event tidak hanya memberikan ruang promosi bagi kopi dan UMKM, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat.
Diusulkan Masuk KEN 2027
Illiza menambahkan, Pemerintah Kota Banda Aceh telah mengajukan BACCE untuk dapat masuk dalam Kalender Event Nusantara (KEN) 2027 yang dikelola Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
“Sudah kita ajukan kepada Kementerian Pariwisata Republik Indonesia agar di-approve menjadi kegiatan yang masuk dalam Kalender Event Nusantara (KEN) 2027 mendatang,” kata Illiza.
BACCE 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu agenda yang terus dikembangkan untuk memperkuat promosi kopi Aceh, UMKM, serta sektor pariwisata di Kota Banda Aceh.