ACEH X POSE
Malam Idul Adha di Banda Aceh akan Semarak dengan Pawai Takbir Keliling
Agama

Malam Idul Adha di Banda Aceh akan Semarak dengan Pawai Takbir Keliling

M
Maulana
2 menit baca 22 kali dibaca

BANDA ACEH - Malam takbiran Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Banda Aceh tahun ini dipastikan bakal berlangsung meriah. Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh melalui UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman bersama pengelola Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) akan menggelar pawai takbir keliling pada Selasa, 26 Mei 2026 malam.

Pawai yang dipusatkan di halaman Masjid Raya Baiturrahman itu akan diikuti puluhan grup peserta dengan masing-masing grup terdiri dari 40 hingga 50 orang. Para peserta nantinya akan menempuh rute sejauh empat kilometer melintasi sejumlah jalan utama di ibu kota Provinsi Aceh.

Kepala UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman, Aprilizar, mengatakan peserta diwajibkan berkumpul mulai pukul 17.00 WIB, sementara pawai akan dimulai pada pukul 20.00 WIB hingga selesai.

“Rute pawai dimulai dari Masjid Raya Baiturrahman Aceh menuju Simpang Kodim, Simpang Peuniti, Simpang Surabaya, Simpang Jambo Tape, Simpang Lima, kembali ke Simpang Kodim dan finish di Masjid Raya Baiturrahman Aceh,” kata Aprilizar, Kamis, 21 Mei 2026.

Untuk memeriahkan kegiatan, panitia menyediakan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta bagi setiap grup peserta. Sementara total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 33 juta.

Adapun rincian hadiah yakni Juara I Rp 10 juta, Juara II Rp 8 juta, Juara III Rp 6 juta, Harapan I Rp 4 juta, Harapan II Rp 3 juta, dan kategori Favorit Rp 2 juta.

Panitia membuka pendaftaran peserta sejak 15 Mei 2026 hingga kuota 20 grup terpenuhi. Namun, panitia menyebutkan kemungkinan penambahan kuota masih terbuka menyesuaikan antusiasme masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi panitia melalui nomor 0813-6036-3722.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Tgk Muhammad Ali atau Abu Paya Pasi, mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan malam takbiran sebagai bentuk syiar Islam dan ungkapan rasa syukur menyambut Hari Raya Idul Adha.

Menurut Abu Paya Pasi, gema takbir yang dikumandangkan bersama-sama di jalanan kota menjadi simbol kebersamaan umat Islam sekaligus mempererat ukhuwah antarmasyarakat.

“Pawai takbiran ini merupakan bagian dari syiar Islam yang perlu kita hidupkan bersama. Kita berharap masyarakat dapat ikut menjaga kekhidmatan, ketertiban, dan semangat kebersamaan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh peserta menjaga adab dan ketertiban selama pawai berlangsung serta mematuhi aturan panitia demi kelancaran acara.

“Kita ingin Masjid Raya Baiturrahman Aceh terus menjadi pusat syiar Islam dan pemersatu umat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat Aceh dalam menyambut Idul Adha tahun ini,” pungkasnya.***

Berita Terkait