ACEH X POSE
Merawat Harmoni di Ujung Barat Nusantara: Toleransi Antarumat Beragama di Kota Sabang
Agama

Foto : Ist

Merawat Harmoni di Ujung Barat Nusantara: Toleransi Antarumat Beragama di Kota Sabang

D
D I M
• • 1 menit baca

Acehxpose.com | SABANG — Di balik pesona alam baharinya yang memikat, Kota Sabang simpan cerita berharga tentang keberagaman. Sebagai wilayah paling barat Indonesia yang menerapkan syariat Islam di Provinsi Aceh, pulau ini justru menjadi cermin nyata bagaimana nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama tumbuh subur di tengah masyarakat.

Kehidupan sehari-hari warga Sabang mencerminkan keharmonisan yang telah terjalin sejak lama. Rumah-rumah ibadah dari berbagai agama, seperti masjid, gereja, dan kelenteng, berdiri saling berdampingan di kawasan perkotaan tanpa pernah memicu konflik.

Pemerintah Kota Sabang bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terus aktif menjaga ruang dialog dan memperkuat silaturahmi antar-tokoh agama. Aktivitas keagamaan setiap pemeluk agama dapat berjalan dengan aman dan khidmat, didukung oleh rasa saling menghormati dari warga sekitar.

"Kerukunan di Sabang bukan sekadar wacana, melainkan tradisi yang diwariskan lintas generasi. Kedamaian di Ujung Barat Indonesia ini menunjukkan bahwa perbedaan adalah kekayaan, bukan pemisah," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Keberhasilan Sabang dalam mempertahankan keharmonisan ini menjadi bukti bahwa penerapan nilai kearifan lokal dan aturan daerah dapat berjalan selaras dengan semangat kebhinekaan, menjadikan Kota Sabang sebagai teladan kerukunan bagi daerah lainnya di Indonesia.

Berita Terkait