Salah satu petugas penjaga stand Kota Banda Aceh sedang memamerkan produk UMKM di Kota Medan, Sabtu, 04 Juli 2025. Foto : Ist.
Parfum UMKM Banda Aceh Jadi Primadona di Expo APEKSI 2026, Omzet Tembus Rp40 Juta
Medan | Produk parfum hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Banda Aceh menjadi salah satu daya tarik utama pada Expo Rakernas XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Medan. Tingginya minat pengunjung membuat parfum lokal tersebut menjadi produk terlaris di stan Dekranasda Banda Aceh.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh, Fahmi, mengatakan antusiasme pengunjung terhadap parfum asal Banda Aceh terlihat sejak hari pertama pameran. Banyak pengunjung datang secara khusus untuk membeli kembali produk yang telah mereka kenal dari pameran sebelumnya, sekaligus mencoba varian aroma terbaru.
"Dari seluruh produk yang dipamerkan, parfum menjadi yang paling banyak diminati pengunjung," kata Fahmi, Jumat (3/7/2026).
Menurut dia, tingginya permintaan menunjukkan bahwa parfum produksi pelaku UMKM Banda Aceh mulai memiliki basis pelanggan dari berbagai daerah. Kondisi itu dinilai menjadi indikator bahwa produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Selain parfum, sejumlah produk kerajinan seperti aksesori dan kain bordir khas Aceh juga mendapat perhatian pengunjung. Keunikan motif serta kualitas pengerjaan menjadi nilai tambah yang menarik minat konsumen.
Selama tiga hari penyelenggaraan expo, total transaksi di stan Banda Aceh diperkirakan mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta. Capaian tersebut dinilai memberikan dorongan positif bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pemasaran.
Fahmi mengatakan, keikutsertaan Banda Aceh dalam Expo APEKSI tidak hanya bertujuan meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya daerah melalui produk-produk unggulan yang dihasilkan masyarakat.
"Expo seperti ini menjadi ruang promosi yang efektif untuk membuka peluang pasar baru sekaligus memperluas jejaring bisnis bagi UMKM Banda Aceh," ujarnya.
Expo Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan diikuti pemerintah kota dari berbagai wilayah Indonesia. Ajang tersebut menjadi wadah promosi produk unggulan daerah sekaligus mempertemukan pelaku UMKM dengan calon konsumen dan mitra usaha dari berbagai kota.[]