ACEH X POSE
Pemko Banda Aceh Gencar Bina Kafilah, Targetkan Prestasi di MTQ
Agama

Pemko Banda Aceh Gencar Bina Kafilah, Targetkan Prestasi di MTQ

M
Maulana
2 menit baca

Pemko Banda Aceh Gencar Bina Kafilah, Targetkan Prestasi di MTQ

Banda Aceh | Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam terus mematangkan persiapan calon kafilah yang akan mewakili Kota Banda Aceh pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi maupun nasional.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar pembinaan intensif Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) yang berlangsung di Mushalla Al Bayan, Minggu (9/8/2026).

Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Banda Aceh dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas para calon peserta, baik dari sisi kemampuan teknis maupun kesiapan mental menghadapi kompetisi.

Koordinator Lapangan LPTQ, Ustadz Elpijar, mengatakan pembinaan mencakup sejumlah cabang yang diperlombakan dalam MTQ. Di antaranya Tilawah, Tahfidz, Khat, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), Tafsir dan Hadis, Fahmil Quran, serta Syahril Quran.

Menurutnya, masing-masing peserta mendapatkan pembinaan sesuai bidang yang ditekuni. Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca, menghafal, memahami, dan menyampaikan kandungan Al-Qur’an, tetapi juga membangun kepercayaan diri peserta saat tampil di hadapan dewan hakim.

“Pembinaan ini kita lakukan untuk mempersiapkan calon kafilah agar benar-benar siap, baik secara teknis maupun mental ketika mengikuti perlombaan,” ujar Elpijar.

Untuk mendukung proses tersebut, LPTQ menghadirkan pelatih profesional serta dewan hakim berpengalaman. Para pembina memberikan berbagai materi dan bimbingan teknis sekaligus berbagi pengalaman mengenai standar penilaian dalam setiap cabang yang diperlombakan.

Suasana pembinaan berlangsung interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti simulasi dan praktik yang diberikan oleh tim pelatih. Melalui metode tersebut, peserta diharapkan semakin terbiasa dengan situasi perlombaan yang sesungguhnya.

Elpijar menambahkan, pembinaan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi diarahkan untuk dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, proses pembentukan kafilah tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam satu ajang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi Qur’ani di Kota Banda Aceh.

“Kita berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan ini mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi dalam MTQ, tetapi juga memiliki pemahaman dan kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an,” katanya.

Pemko Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam pun menaruh harapan besar terhadap para calon kafilah. Selain mengharumkan nama daerah dalam ajang MTQ, keikutsertaan mereka diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mempelajari, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pembinaan yang terarah, dukungan pelatih berpengalaman, serta semangat para peserta, Pemko Banda Aceh optimistis kafilah yang dipersiapkan mampu meraih hasil terbaik dan mengukir prestasi pada ajang MTQ mendatang.

Berita Terkait