ACEH X POSE
Tak Sekedar Destinasi, Wisatawan Disambut Ramah Masyarakat Aceh dengan Nuansa Budaya "Peumulia Jamee"
Opini

Foto : IST

Tak Sekedar Destinasi, Wisatawan Disambut Ramah Masyarakat Aceh dengan Nuansa Budaya "Peumulia Jamee"

F
Fatahillah Ahmad
2 menit baca

BANDA ACEH – Aceh tidak hanya dikenal dengan keindahan alam, wisata bahari, serta kekayaan sejarahnya, tetapi juga budaya masyarakatnya yang menjunjung tinggi penghormatan kepada tamu. Tradisi memuliakan tamu atau Peumulia Jamee menjadi salah satu nilai luhur yang hingga kini masih melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh.

Bagi masyarakat Aceh, tamu merupakan sosok yang harus dihormati dan dilayani dengan baik. Filosofi tersebut tercermin dalam ungkapan populer, “Peumulia Jamee Adat Geutanyoe” yang berarti memuliakan tamu adalah adat dan kebiasaan masyarakat Aceh.

Nilai budaya itu tidak hanya berlaku bagi kerabat atau keluarga, tetapi juga kepada wisatawan yang datang dari berbagai daerah maupun mancanegara. Sambutan hangat, keramahan warga, hingga suguhan kopi dan kuliner khas menjadi pengalaman yang sering dikenang para pelancong saat berkunjung ke Tanah Rencong.

Di berbagai destinasi wisata, masyarakat lokal kerap membantu wisatawan yang membutuhkan informasi mengenai lokasi wisata, penginapan, hingga rekomendasi kuliner. Sikap terbuka tersebut menjadi salah satu alasan mengapa banyak wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali mengunjungi Aceh.

Selain itu, pemerintah daerah bersama pelaku industri pariwisata terus berupaya mengedepankan pelayanan yang ramah dan berlandaskan nilai-nilai budaya lokal. Konsep wisata halal yang berkembang di Aceh juga menempatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan sebagai prioritas utama.

Budaya memuliakan tamu turut terlihat dalam berbagai kegiatan adat dan festival daerah. Wisatawan sering kali diajak ikut menyaksikan bahkan berpartisipasi dalam tradisi lokal, mulai dari pertunjukan seni, kenduri adat, hingga kegiatan masyarakat di gampong-gampong wisata.

Keramahan masyarakat Aceh menjadi modal penting dalam pengembangan sektor pariwisata. Di tengah persaingan destinasi wisata nasional, nilai budaya yang mengutamakan penghormatan kepada tamu menjadi identitas khas yang sulit ditemukan di daerah lain.

Banyak wisatawan mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat Aceh yang tulus dan penuh kekeluargaan. Tidak sedikit pula yang menjadikan pengalaman tersebut sebagai alasan untuk kembali menikmati pesona alam, sejarah, dan budaya Aceh pada kesempatan berikutnya.

Dengan tetap menjaga tradisi Peumulia Jamee, Aceh tidak hanya menawarkan keindahan destinasi wisata, tetapi juga menghadirkan pengalaman berwisata yang hangat, nyaman, dan sarat nilai kemanusiaan.

Berita Terkait