ACEH X POSE
Pawai Karnaval HUT ke-81 RI di Sabang Berlangsung Meriah
Pariwisata

Walikota Sabang Zulkifli H. Adam bersama Bunda PAUD Kota Sabang Nuri Farisal berswafoto bersama peserta karnaval, Kamis, 20/08/2026. Foto : Ist.

Pawai Karnaval HUT ke-81 RI di Sabang Berlangsung Meriah

M
Maulana
2 menit baca

Sabang, Acehxpose.com | Sekitar 600 anak usia dini memenuhi Lapangan Yos Sudarso, Kota Sabang, Kamis (20/8/2026). Mereka datang dari 20 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) untuk mengikuti pawai karnaval dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Anak-anak itu tampil dengan beragam kostum. Ada yang mengenakan pakaian bernuansa perjuangan, pakaian adat, hingga busana dengan warna-warni yang mencerminkan dunia mereka yang penuh keceriaan.

Pawai dilepas Walikota Sabang Zulkifli H. Adam bersama Bunda PAUD Kota Sabang Nuri Farisal. Deretan peserta membuat suasana Lapangan Yos Sudarso semarak. Sorak anak-anak berpadu dengan irama drumband yang mengiringi jalannya karnaval.

Tiga kelompok drumband turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari TK Hangtuah, SMK Negeri 1 Sabang, dan SD Negeri 4 Sabang.

Bagi Nuri Farisal, pawai bukan semata bagian dari perayaan hari kemerdekaan. Kegiatan itu menjadi cara mengenalkan nilai kebangsaan kepada anak melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan mereka.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak dapat belajar tentang semangat kemerdekaan, kebersamaan, persatuan, dan cinta tanah air dengan cara yang menyenangkan. Kita ingin anak-anak tumbuh dengan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujar Nuri.

Menurut dia, pengalaman mengikuti kegiatan bersama teman sebaya dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter anak. Anak belajar tampil di depan umum, bekerja sama, sekaligus mengenal keberagaman.

Peran guru dan orang tua juga dinilai penting. Mereka mendampingi anak sejak persiapan hingga pawai berlangsung.

Ketua Panitia Pawai Karnaval PAUD dan TK, Zia Sriana, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas dalam suasana yang menyenangkan agar pesan tentang kemerdekaan dapat diterima anak sesuai dengan dunia mereka.

“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk mengikuti pawai, tetapi juga untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang arti kemerdekaan, persatuan, kebersamaan, dan cinta tanah air,” kata Zia.

Kepala Sekolah TK Hangtuah itu menyebut anak-anak merupakan generasi yang kelak meneruskan perjuangan bangsa. Karena itu, pengenalan nilai kebangsaan tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan formal di ruang kelas.

Pawai memberi kesempatan kepada anak untuk berekspresi. Mereka mengenakan kostum pilihan, berjalan bersama, dan bertemu dengan peserta dari lembaga pendidikan lain.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui swadaya 20 lembaga PAUD di Kota Sabang serta dukungan sejumlah pihak.

Bagi Sabang, karnaval anak-anak menjadi bagian kecil dari perayaan kemerdekaan yang memiliki makna lebih luas. Di tengah kostum warna-warni dan irama drumband, anak-anak diperkenalkan pada persatuan, kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan kepada Indonesia.

Semangat kemerdekaan pun hadir dengan cara yang sederhana: melalui langkah-langkah kecil anak-anak yang berjalan bersama di Lapangan Yos Sudarso.

Berita Terkait