Foto : Ist
PLN Sediakan SPKLU di Sabang, Wisatawan Pengguna Kendaraan Listrik Tak Perlu Cemas
SABANG – Wisatawan yang berkunjung ke Sabang menggunakan kendaraan listrik kini tidak perlu khawatir kehabisan daya selama berada di Pulau Weh. PT PLN (Persero) menyediakan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik.
Kehadiran SPKLU menjadi bagian dari upaya PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dan wisatawan yang memilih kendaraan ramah lingkungan sebagai sarana transportasi selama berlibur di Sabang.
Dengan tersedianya fasilitas pengisian daya, wisatawan dapat lebih nyaman menjelajahi berbagai destinasi wisata di Sabang tanpa harus khawatir mencari lokasi pengisian baterai kendaraan.
Kepala PLN ULP Sabang, Boy Rakhmani, mengatakan keberadaan SPKLU diharapkan memberikan kepastian bagi pengguna kendaraan listrik yang ingin berkeliling Pulau Weh tanpa khawatir kehabisan daya.
“Kami menyadari ke depan tren gaya hidup ramah lingkungan akan semakin diminati. Karena itu, kehadiran SPKLU ini menjadi komitmen kami untuk memberikan kepastian layanan bagi wisatawan yang membawa kendaraan listrik ke Sabang,” kata Boy saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).
Sabang sendiri merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Aceh yang setiap tahunnya menarik wisatawan dari berbagai daerah. Mobilitas wisatawan menggunakan kendaraan listrik dinilai sejalan dengan upaya mendorong pariwisata yang lebih ramah lingkungan.
Fasilitas SPKLU juga memberikan pilihan baru bagi wisatawan yang ingin membawa kendaraan listrik dari Banda Aceh menuju Sabang. Pengguna dapat memanfaatkan fasilitas pengisian daya sesuai kebutuhan sebelum melanjutkan perjalanan menikmati sejumlah objek wisata.
Selain mendukung sektor pariwisata, penyediaan SPKLU menunjukkan komitmen PLN dalam memperluas infrastruktur kendaraan listrik di daerah. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik.
Keberadaan SPKLU di kawasan wisata juga diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri pengguna kendaraan listrik untuk melakukan perjalanan antardaerah, termasuk menuju destinasi kepulauan seperti Sabang.
Bagi wisatawan, kemudahan tersebut tentu menjadi nilai tambah. Mereka tidak hanya dapat menikmati keindahan pantai, laut dan kawasan wisata Sabang, tetapi juga memiliki pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Ke depan, penguatan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Sabang diharapkan terus dilakukan seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik. Kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata dan masyarakat dinilai penting untuk membangun ekosistem transportasi listrik yang semakin baik.
Dengan dukungan infrastruktur tersebut, Sabang berpeluang semakin dikenal bukan hanya sebagai destinasi wisata bahari, tetapi juga sebagai salah satu daerah yang siap menyambut tren pariwisata berbasis kendaraan listrik di Aceh.