ACEH X POSE
Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur Perkuat Komitmen Pemenuhan Data SIGAP
Hukum

Ka.Biro Isra Setda Aceh Dr Yusrizal dalam Rakor Monitoring dan Sinkronisasi Penerapan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 05/Instr/2025 yang digelar di Aula Dinas Syariat Islam Kab. Aceh Timur, Rabu (08/7/2026). Foto : Ist.

Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur Perkuat Komitmen Pemenuhan Data SIGAP

M
Maulana
2 menit baca

IDI RAYEUK | Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menegaskan komitmen mempercepat pemenuhan data Sistem Informasi Gampong (SIGAP) melalui Rapat Koordinasi, Monitoring, dan Sinkronisasi Penerapan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 05/Instr/2025 di Aula Dinas Syariat Islam Aceh Timur, Rabu (8/7/2026).

Rakor yang diinisiasi Biro Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh itu diikuti unsur pemerintah, perguruan tinggi, serta para camat di Aceh Timur untuk mendorong percepatan penginputan dan pemanfaatan data SIGAP sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Mewakili Sekda Aceh, Kepala Biro Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh, Dr. Yusrizal, M.Si, menegaskan SIGAP merupakan fondasi tata kelola pemerintahan berbasis data. Menurutnya, data yang akurat dan terintegrasi sangat penting dalam penyusunan kebijakan, penganggaran, hingga evaluasi program pembangunan.

"Pemerintah membutuhkan data yang valid agar setiap kebijakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Darmawan M. Ali menyatakan kesiapan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pemenuhan data SIGAP.

Dalam rakor tersebut, DPMG Aceh memaparkan perkembangan implementasi SIGAP, Diskominsa Aceh menyoroti aspek keamanan dan integrasi dengan Satu Data Aceh, sementara Bappeda Aceh menjelaskan pemanfaatan data SIGAP dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan dari tingkat gampong hingga nasional.

Penguatan SIGAP dinilai sejalan dengan visi Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah dalam mewujudkan pemerintahan yang berbasis data, transparan, dan akuntabel serta mendukung implementasi Satu Data Aceh.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta sebagai bentuk kesepakatan untuk mempercepat pemenuhan dan pemutakhiran data SIGAP di Aceh Timur.[]

Berita Terkait