ACEH X POSE
Sidak Pasar Induk Sabang, Pemkot Pantau Kenaikan Harga Cabai dan Bawang
Ekonomi & Bisnis

Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus melakukan peninjauan pasar pada Rabu (19/8/2026) bersama Dandim 0112/Sabang Letkol Arm Moh. Zaenal Arifin, Kapolres Sabang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu. Foto : Ist.

Sidak Pasar Induk Sabang, Pemkot Pantau Kenaikan Harga Cabai dan Bawang

M
Maulana
2 menit baca

Sabang, Acehxpose.com | Pemerintah Kota Sabang memantau harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Induk Kota Sabang setelah sejumlah komoditas pertanian mengalami kenaikan harga.

Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus melakukan peninjauan pasar pada Rabu (19/8/2026) bersama Dandim 0112/Sabang Letkol Arm Moh. Zaenal Arifin, Kapolres Sabang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, serta jajaran terkait.

Peninjauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga pangan sekaligus memastikan aktivitas perdagangan dan kondisi pasar tetap berjalan dengan baik.

Suradji mengatakan kenaikan harga terjadi pada sejumlah komoditas, terutama cabai dan bawang. Kedua komoditas tersebut menjadi perhatian karena perubahan harganya dapat berpengaruh terhadap inflasi daerah.

“Memang ada beberapa produk hasil pertanian yang mengalami kenaikan dari hari sebelumnya. Inilah fungsi pemerintah untuk tetap menjaga kestabilan harga sehingga tidak terjadi kenaikan yang terlalu tinggi yang nantinya berpengaruh terhadap inflasi daerah,” kata Suradji.

Harga ikan ikut naik

Selain cabai dan bawang, harga ikan juga menjadi perhatian pemerintah. Suradji mengatakan kenaikan harga ikan antara lain dipengaruhi kondisi cuaca yang kurang mendukung aktivitas nelayan.

Meski demikian, pemerintah menyatakan akan terus memantau harga dan pasokan komoditas untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia.

Dalam kunjungan tersebut, Suradji juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mendengar persoalan yang mereka hadapi, termasuk mengenai pengelolaan dan kondisi fasilitas pasar.

Fasilitas pasar perlu dibenahi

Pemerintah Kota Sabang juga menyoroti pasar lama yang telah direvitalisasi tetapi belum dimanfaatkan secara optimal.

Suradji mengatakan evaluasi diperlukan untuk melihat kembali sejumlah fasilitas, termasuk ukuran kios, kebersihan lingkungan, kondisi lantai, serta akses jalan menuju kawasan pasar ikan.

“Kondisi pasar perlu kita tinjau kembali, luas kiosnya mungkin perlu diperbaiki, kemudian sampah-sampah yang tidak dibuang juga akan kita benahi. Termasuk lantai dan jalan yang dekat pasar ikan, kondisinya perlu diperbaiki,” ujarnya.

Ia meminta organisasi perangkat daerah terkait lebih aktif melakukan pemantauan dan perawatan fasilitas pasar.

Pedagang juga diminta ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta memastikan area berjualan tetap bersih dan tertata.

Pemerintah pantau harga pangan

Dari hasil peninjauan, harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Kota Sabang secara umum masih relatif stabil. Namun, pemerintah tetap mewaspadai kenaikan pada sejumlah komoditas yang dapat memberikan tekanan terhadap inflasi.

Pemkot Sabang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen memantau perkembangan harga dan ketersediaan pasokan secara berkala.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau, sekaligus mengantisipasi gejolak harga yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi Kota Sabang.

Berita Terkait