ACEH X POSE
USK Wisuda 3.028 Lulusan, 564 Di Antaranya Cumlaude
Trending

Foto : popularitas.com

USK Wisuda 3.028 Lulusan, 564 Di Antaranya Cumlaude

D
D I M
2 menit baca

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) meluluskan sebanyak 3.028 wisudawan pada periode Mei–Juli 2026. Prosesi wisuda ke-170 tersebut digelar melalui Sidang Terbuka di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, dan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 564 lulusan meraih predikat pujian atau cumlaude. Para wisudawan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, meliputi program sarjana, magister, doktor, profesi, spesialis, subspesialis, sarjana terapan, hingga diploma.

Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., mengatakan wisuda ke-170 menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik para lulusan sekaligus menambah jumlah alumni USK menjadi 176.494 orang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara.

Pada hari pertama pelaksanaan wisuda, USK juga melepas empat wisudawan yang lulus tanpa skripsi karena berhasil meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional. Selain itu, terdapat lima lulusan internasional asal Thailand dari Fakultas Kedokteran yang turut diwisuda.

USK juga mewisuda enam lulusan perdana dari sejumlah program studi baru, yakni Program Studi Spesialis Mikrobiologi Klinis, Spesialis Orthopedi dan Traumatologi, serta Subspesialis Penyakit Dalam.

Rektor Ingatkan Tantangan Dunia Kerja

Dalam sambutannya, Prof. Mirza mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengandalkan ijazah ketika memasuki dunia kerja. Menurutnya, perkembangan dunia yang semakin dinamis membuat lulusan perguruan tinggi membutuhkan kemampuan beradaptasi, berpikir kreatif, memecahkan masalah, serta kemauan untuk terus belajar.

Pesan tersebut disampaikan seiring dengan semakin kompleksnya tantangan dunia kerja di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Rektor juga merujuk data Badan Pusat Statistik yang disebut menunjukkan tingkat pengangguran kelompok usia 22–27 tahun mencapai sekitar enam persen pada awal 2026.

Karena itu, USK terus berupaya membekali mahasiswa tidak hanya melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui program magang, riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu program yang dikembangkan adalah Mahasiswa Berdampak, yang dilaksanakan di berbagai wilayah Aceh. Melalui program tersebut, mahasiswa dan dosen terlibat langsung dalam pendampingan masyarakat, pengembangan potensi lokal, penguatan ekonomi warga serta penyelesaian berbagai persoalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Prof. Mirza optimistis para lulusan USK mampu menghadapi perubahan dan persaingan di dunia kerja. Ia berharap para alumni tidak hanya mampu mencari pekerjaan, tetapi juga dapat menciptakan peluang kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jadilah generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan, berani berinovasi, membuka lapangan kerja, menggerakkan masyarakat, dan menghadirkan manfaat di manapun saudara berada,” pesan Prof. Mirza.

Dengan wisuda tersebut, USK kembali menambah ribuan lulusan yang diharapkan dapat berkontribusi di berbagai bidang, baik di Aceh, tingkat nasional maupun internasional.

Berita Terkait