Walikota Banda Aceh IIIiza Sa'aduddin Djamal saat memberikan bantuan kepada anak yatim, Jumat 10 Juli 2026. Foto : Ist.
Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan Peralatan Sekolah Bagi Anak Yatim
Banda Aceh | Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim melalui penyaluran bantuan sosial yang digelar di Kantor Camat Ulee Kareng, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan anak-anak yatim memperoleh dukungan untuk menyambut tahun ajaran baru.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, mengatakan setiap anak, termasuk anak yatim, memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan memulai sekolah dengan penuh semangat serta rasa percaya diri.
"Menjelang tahun ajaran baru, kami ingin memastikan anak-anak yatim di Banda Aceh dapat bersekolah dengan penuh semangat dan rasa percaya diri, sama seperti teman-teman mereka yang lain," ujar Illiza.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim bukan sekadar program bantuan, melainkan komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menghadirkan perlindungan sosial bagi kelompok yang membutuhkan.
Ia menegaskan, pendidikan merupakan investasi terbaik untuk membangun masa depan generasi muda sekaligus masa depan Banda Aceh. Karena itu, pemerintah akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak yatim.
"Insya Allah, kepedulian kepada anak-anak yatim akan terus menjadi komitmen bersama. Pendidikan yang baik adalah bekal penting untuk masa depan Banda Aceh," katanya.
Melalui penyaluran bantuan sosial tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap anak-anak yatim dapat memasuki tahun ajaran baru dengan lebih siap, sekaligus merasakan kehadiran pemerintah yang terus memberikan perhatian dan kasih sayang kepada mereka.
Program ini juga menjadi bagian dari visi Banda Aceh sebagai Kota Kolaborasi, di mana pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan bergandengan tangan untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh kesempatan pendidikan yang layak.[],