Pawai Ta’aruf Semarakkan Tahun Baru Islam, Suradji Junus Ajak Generasi Muda Maknai Hijrah
Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah terasa di Kota Sabang melalui gelaran Pawai Ta’aruf yang diikuti ribuan pelajar. Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, mengajak momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga ruang refleksi untuk menghadirkan semangat hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang dilepas oleh Wakil Wali Kota Sabang itu diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan menjadi bagian dari upaya menyemarakkan syiar Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda.
Sejak pagi, peserta tampak antusias mengikuti rangkaian pawai dengan menampilkan kekompakan, kreativitas, serta semangat menyambut datangnya tahun baru Hijriah. Momentum ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga ruang edukasi dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Wakil Wali Kota Sabang mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya melihat semangat para peserta yang turut memeriahkan kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi Dinas Syariat Islam Kota Sabang, panitia pelaksana, para guru pendamping, wali siswa, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan pawai.
“Pawai ini bukan sekadar hiburan atau kegiatan seremonial. Lebih dari itu, hendaknya menjadi tonggak untuk merefleksikan nilai-nilai hijrah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Esensi hijrah mengajarkan kita untuk terus bertransformasi dari hal-hal negatif menuju hal-hal yang positif, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” pesan Suradji Junus, Senin (15/6).
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Sabang, Marwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pawai Ta’aruf tahun ini diikuti 49 peserta dari jenjang SD hingga SMA atau sederajat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menggaungkan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus memperluas syiar Islam kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pawai turut melibatkan dewan juri dari berbagai unsur dengan sejumlah aspek penilaian, meliputi keindahan penampilan, kekompakan, kualitas lantunan salawat dan bacaan Al-Qur'an, ketepatan tajwid, hingga kesopanan peserta.
"Kami berharap seluruh masyarakat dapat memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam ini semaksimal mungkin. Kami juga mengundang masyarakat untuk hadir pada kegiatan dakwah malam ini di Masjid Agung Babussalam. Selain menjadi bagian dari syiar Islam, pada kesempatan tersebut juga akan diumumkan para pemenang Pawai Ta'aruf Tahun 1448 Hijriah," tambahnya.