ACEH X POSE
CFD Banda Aceh Jadi Ruang Promosi UMKM, Illiza Dorong Ekonomi Warga Lewat Aktivitas Publik
Ekonomi & Bisnis

Walikota Banda Aceh Illiza saat sedang membagikan makanan hasil olakan UMKM lokal di lokasi CFD Banda Aceh, Minggu, 12 Juli 2026. Foto : Ist.

CFD Banda Aceh Jadi Ruang Promosi UMKM, Illiza Dorong Ekonomi Warga Lewat Aktivitas Publik

M
Maulana
2 menit baca

Banda Aceh | Gelaran Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Tgk H Daud Beureueh, Banda Aceh, tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan aktivitas ekonomi.

Ribuan warga memadati kawasan CFD, Minggu (12/7/2026), untuk menikmati berbagai kegiatan, mulai dari olahraga, kuliner UMKM, hingga nonton bareng (nobar) Piala Dunia Antarnegara yang digelar di halaman Gedung Bank Syariah Nasional (BSN).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, keberadaan CFD diharapkan dapat menghadirkan ruang publik yang sehat sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

“Hari ini masyarakat tidak hanya datang untuk berolahraga, tetapi juga bisa berkumpul bersama keluarga, menikmati berbagai aktivitas positif, sekaligus membantu menghidupkan UMKM kita. Ini adalah semangat kolaborasi yang ingin terus kita bangun di Banda Aceh,” ujar Illiza.

Menurut dia, aktivitas di ruang publik seperti CFD dapat menjadi sarana mempertemukan masyarakat dengan produk-produk lokal. Dengan meningkatnya kunjungan warga, pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya.

Kegiatan CFD kali ini semakin semarak dengan penyelenggaraan nobar Piala Dunia Antarnegara yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banda Aceh bersama dukungan TVRI Aceh, Bank Syariah Nasional (BSN), serta ADABI Indonesia sebagai sponsor pelaksanaan CFD.

Illiza hadir langsung menyapa masyarakat bersama Kepala TVRI Aceh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta jajaran pemerintah lainnya. Ia juga membaur dengan warga, menyapa pelaku UMKM, serta membagikan makanan ringan kepada peserta nobar.

Antusiasme warga semakin terasa ketika Illiza menggelar kuis interaktif di sela-sela pertandingan dan memberikan hadiah kepada warga yang berhasil menjawab pertanyaan.

Illiza berharap CFD dapat terus dikembangkan sebagai ruang publik yang produktif, tidak hanya untuk membangun kebiasaan hidup sehat, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Ruang publik harus memberi manfaat bagi semua. Kita ingin masyarakat memiliki tempat untuk beraktivitas, bersilaturahmi, dan para pelaku UMKM juga mendapatkan ruang untuk tumbuh,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan kolaboratif seperti CFD dan nobar Piala Dunia Antarnegara menjadi bagian dari upaya membangun kota yang lebih aktif, sehat, dan memiliki daya ekonomi yang kuat.

“Mudah-mudahan kebersamaan seperti ini terus terjaga. Momentum ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga bagaimana kita memperkuat persaudaraan dan menghidupkan ekonomi masyarakat Kota Banda Aceh,” ujar Illiza.

Berita Terkait