ACEH X POSE
Sambangi UMKM Sambal Ijo Capli, Illiza Dorong Produk Lokal Naik Kelas
Ekonomi & Bisnis

Walikota Banda Aceh IIIiza Sa'aduddin Djamal sedang melihat proses produksi Capli Ijo Aceh, Jumat 10 Juli 2026. Foto : Ist.

Sambangi UMKM Sambal Ijo Capli, Illiza Dorong Produk Lokal Naik Kelas

M
Maulana
2 menit baca

Banda Aceh | Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar terus berkembang, naik kelas, dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah. Komitmen tersebut disampaikan Illiza saat mengunjungi UMKM Sambal Ijo Capli di Gampong Deah Glumpang, Kecamatan Meuraxa, Jumat (10/7/2026).

Dalam kunjungannya, Illiza mengungkapkan bahwa Sambal Ijo Capli bukanlah produk yang asing baginya. Bahkan sejak masih menjabat sebagai anggota DPR RI, ia kerap membawa produk tersebut ke berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kuliner khas Aceh.

"Sambal Ijo Capli memiliki cita rasa yang khas dengan sentuhan asam sunti yang menjadi identitas kuliner Aceh. Produk seperti ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan dikenal lebih luas," ujar Illiza.

Ia mengaku senang melihat perkembangan usaha tersebut. Menurutnya, Capli yang sebelumnya memulai usaha dari sebuah ruko sederhana kini telah memiliki fasilitas produksi yang lebih representatif serta mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Perkembangan itu, kata Illiza, menunjukkan bahwa UMKM lokal memiliki peluang besar untuk tumbuh apabila mendapatkan dukungan, pendampingan, serta akses pasar yang lebih luas.

"Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus mendorong lahirnya UMKM yang tangguh, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Keberhasilan Capli menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar," katanya.

Illiza menambahkan, penguatan sektor UMKM merupakan bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi daerah karena tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat dan mengangkat potensi lokal.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar semakin banyak produk unggulan Banda Aceh mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

"Kami berharap semakin banyak UMKM di Banda Aceh yang tumbuh, berkembang, dan menjadi kebanggaan daerah. Pemerintah akan terus hadir untuk mendukung ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan," tutupnya.[]

Berita Terkait