Disbudpar Aceh Dukung Upaya Pengembangan Ekonomi Kreatif
BANDA ACEH – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) sebagai salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berbagai program telah dijalankan Disbudpar Aceh untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelatihan pelaku usaha kreatif, promosi produk lokal, hingga kolaborasi dengan berbagai komunitas dan organisasi ekonomi kreatif. Disbudpar juga terus mendorong pengembangan subsektor unggulan seperti kuliner, kriya, fesyen, fotografi, seni pertunjukan, dan konten digital.
Kepala Bidang Pengembangan Usaha Pariwisata dan Kelembagaan Disbudpar Aceh, Ismail, menyebutkan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian daerah, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Melalui berbagai kegiatan promosi, pameran, dan expo, Disbudpar berupaya memperluas akses pasar bagi pelaku ekonomi kreatif Aceh.
Selain itu, Disbudpar Aceh juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas dan organisasi kreatif seperti GEKRAFS Aceh, guna memperkuat promosi pariwisata dan produk ekonomi kreatif daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru dalam pemasaran produk kreatif sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Aceh di tingkat nasional maupun internasional.
Upaya pengembangan ekonomi kreatif di Aceh juga mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif melalui berbagai program penguatan ekosistem kreatif. Salah satunya melalui pengembangan pusat kreatif AMANAH Creative Hub di Aceh Besar yang menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan ide, inovasi, dan karya kreatif berbasis potensi lokal.
Disbudpar Aceh optimistis bahwa sektor ekonomi kreatif akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masa depan. Dengan dukungan pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha, sektor ini diharapkan mampu menciptakan lebih banyak peluang usaha, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperkuat identitas budaya Aceh di kancah nasional maupun global.
Melalui sinergi yang berkelanjutan, pengembangan ekonomi kreatif di Aceh diyakini akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.