ACEH X POSE
Pedagang Raup Keuntungan di Ajang Bhayangkara Fest 2026
Ekonomi & Bisnis

Pedagang Raup Keuntungan di Ajang Bhayangkara Fest 2026

F
Fatahillah Ahmad
2 menit baca

BANDA ACEH – Pelaksanaan Bhayangkara Fest 2026 yang berlangsung di Lapangan Merah Polda Aceh tidak hanya menjadi pusat hiburan dan edukasi bagi masyarakat, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selama empat hari penyelenggaraan, ribuan pengunjung memadati lokasi acara, memberikan peluang besar bagi pedagang untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Puluhan tenant UMKM turut ambil bagian dalam festival yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut. Beragam produk ditawarkan, mulai dari kuliner khas Aceh, minuman segar, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lokal yang menarik perhatian pengunjung.

Salah seorang pedagang makanan mengaku omzet penjualannya meningkat signifikan dibanding hari biasa. Ramainya pengunjung yang datang untuk mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari kajian Islami, perlombaan, hingga konser musik, membuat lapak-lapak UMKM selalu dipadati pembeli.

Bhayangkara Fest 2026 sendiri menghadirkan berbagai agenda menarik, termasuk penampilan grup musik D'MASIV, lomba kreatif, kegiatan olahraga, serta hiburan rakyat yang berhasil menarik minat masyarakat dari berbagai daerah di Aceh. Tingginya antusiasme masyarakat memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi di kawasan acara.

Sejumlah pihak menilai kegiatan semacam ini memiliki manfaat yang luas karena tidak hanya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil. Dampak ekonomi dari penyelenggaraan acara besar seperti Bhayangkara Fest dinilai sangat nyata bagi pedagang dan masyarakat sekitar.

Dengan tingginya jumlah pengunjung dan ramainya transaksi yang terjadi selama festival berlangsung, Bhayangkara Fest 2026 kembali membuktikan bahwa kegiatan publik berskala besar mampu menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus wadah promosi bagi produk-produk UMKM Aceh.

Berita Terkait