PII Sabang Dorong Peran Insinyur dalam Pemulihan Pascabencana di Aceh
Sabang | Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Sabang mengajak para insinyur memperkuat inovasi dan profesionalisme dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, terutama pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa waktu terakhir.
Ajakan itu disampaikan Ketua PII Kota Sabang, Ir. Zakiul Amri Rizqina, B.Sc.(Hons)., M.M., bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 PII pada 23 Mei 2026. Menurut dia, insinyur memiliki posisi strategis dalam memastikan pembangunan yang tangguh di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan infrastruktur yang semakin kompleks.
“Perbaikan infrastruktur yang rusak seperti jalan, jembatan, pengendali banjir, perkuatan tebing, pengaman bantaran sungai hingga sistem mitigasi bencana perlu direncanakan secara cepat, akurat, dan matang,” kata Zakiul di Sabang, Jumat (22/5/2026).
Ia menilai, pembangunan pascabencana tidak cukup hanya memulihkan fasilitas fisik yang rusak, tetapi juga harus mampu membangun rasa aman dan ketahanan masyarakat untuk jangka panjang. Karena itu, keterlibatan insinyur dibutuhkan tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga dalam menghadirkan solusi inovatif berbasis perencanaan yang berkelanjutan.
Menurut Zakiul, tantangan pembangunan saat ini menuntut profesi insinyur lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan global. Di sisi lain, daerah seperti Aceh yang rentan terhadap bencana memerlukan pendekatan pembangunan yang lebih terukur dan berbasis mitigasi risiko.
Pada peringatan HUT ke-74 tahun ini, PII mengusung tema “Wujudkan Re-industrialisasi, Insinyur Indonesia Jadi Pilar Inovasi Dunia”. Organisasi profesi tersebut juga menyiapkan sejumlah agenda internasional sepanjang 2026, di antaranya World Engineering Day (WED), Conference of ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-44, serta penguatan kualitas profesi melalui Engineering Index (Eng Index).
PII berharap momentum peringatan tahun ini dapat memperkuat kontribusi para insinyur Indonesia dalam mendukung pembangunan nasional yang berdaya saing dan berorientasi pada keberlanjutan.[]