ACEH X POSE
Taman Budaya Aceh Siapkan Pelatihan dan Residensi Seniman untuk Kembangkan Talenta Lokal
Trending

Taman Budaya Aceh Siapkan Pelatihan dan Residensi Seniman untuk Kembangkan Talenta Lokal

F
Fatahillah Ahmad
2 menit baca

BANDA ACEH – UPTD Taman Seni dan Budaya (TSB) Aceh terus memperkuat pembinaan pelaku seni melalui berbagai program pengembangan kapasitas. Pada tahun 2026, Taman Budaya Aceh akan melaksanakan program Manajemen Talenta Nasional (MTN) yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, dengan fokus pada pelatihan, residensi, dan ekspos talenta bagi para seniman Aceh.

Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh, Cut Rita Mutia, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang seni dan budaya. Melalui program ini, para seniman akan memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan terstruktur, pendampingan profesional, hingga program residensi yang memungkinkan mereka mengembangkan karya dan memperluas jejaring kreatif.

“Program Manajemen Talenta Nasional berbentuk pelatihan, residensi, dan ekspos talenta yang diharapkan mampu melahirkan generasi seniman baru yang kompetitif dan berdaya saing,” ujar Cut Rita Mutia dalam kegiatan Festival Seni dan Budaya Aceh.

Pada tahap awal, program MTN di Aceh akan mencakup tiga bidang utama, yaitu seni pertunjukan, seni musik, dan seni rupa. Para peserta yang terpilih akan mendapatkan pembinaan intensif, ruang berkarya, serta kesempatan menampilkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas melalui berbagai ajang pameran dan pertunjukan.

Selain meningkatkan kompetensi individu, program residensi juga diharapkan mampu menciptakan kolaborasi antar-seniman, memperkuat ekosistem seni, serta membuka peluang promosi budaya Aceh di tingkat nasional maupun internasional. Model pembinaan melalui residensi dinilai efektif karena memberikan ruang bagi seniman untuk bereksperimen dan menghasilkan karya yang lebih inovatif.

Taman Seni dan Budaya Aceh menegaskan bahwa pembinaan talenta tetap menjadi prioritas meskipun terdapat berbagai tantangan, termasuk penyesuaian anggaran. Melalui pelatihan dan residensi yang berkelanjutan, lembaga tersebut berharap semakin banyak seniman muda Aceh yang mampu tampil di berbagai panggung seni dan membawa kekayaan budaya daerah ke tingkat yang lebih luas.

Sebagai bagian dari penguatan sektor kebudayaan, Taman Budaya Aceh juga akan terus menghadirkan berbagai festival, pameran, dan kegiatan seni lainnya sebagai wadah ekspresi sekaligus ruang apresiasi bagi para pelaku budaya di Aceh**

Berita Terkait